Merpati Juara - Burung Merpati dikenal sebagai salah satu burung yang paling dekat dengan manusia. Merpati juga disebut merpati, yang merupakan spesies paling terkenal di keluarga Columbidae.
Keunggulan Burung Merpati tidak hanya dipelihara sebagai hewan peliharaan, burung ini juga telah dimanfaatkan untuk menghasilkan daging, hiasan, balap bahkan untuk keperluan komunikasi (merpati pos).
Jika perawatannya dilakukan dengan sungguh-sungguh, maka yang semula hanya sekedar hobi bisa diubah dan ditingkatkan menjadi hobi yang menguntungkan yang bisa menambah penghasilan keluarga.
Harga Burung Merpati lomba tunggal atau berpasangan bervariasi, merpati jantan dewasa yang memiliki kualitas terbang bagus dan keturunan bisa mencapai harga 5 juta rupiah atau lebih, sedangkan merpati jantan harganya sekitar 500 ribu rupiah.
Burung Merpati dapat digunakan sebagai permainan atau untuk kompetisi. Ada dua jenis perlombaan performa, yaitu terbang mendatar dan terbang tinggi.
Burung merpati terbang datar dinikmati oleh para penggemar dari atraksi adu cepat putra dengan jarak tertentu ke joki yang memegang pasangan tersebut.
Dalam satu kali kawin, pada umumnya burung merpati akan menghasilkan antara 2-4 butir telur. Hingga saat ini cara beternak burung ini masih tradisional.
Merpati dipelihara secara ekstensif, yaitu merpati dilepaskan dan sering berkeliaran mencari makan sendiri. Pakan merpati dalam bentuk jagung, beras merah dan terkadang sisa makanan di tanah.
Burung Merpati dan vertebrata berdarah panas. Suhu tubuhnya sekitar 41 ° C, bentuk tubuhnya cocok untuk kehidupan udara dan darat karena memiliki sayap yang panjang untuk terbang dan kaki yang cocok untuk berjalan dan bertengger tanpa kesulitan.
Lehernya panjang dan lentur, kepalanya besar sehingga menyediakan kapasitas untuk otak yang besar, badannya kompak, kaku dan bagian-bagian vitalnya terlindungi dengan baik dari serangan musuh.
Salah satu ciri yang membedakan Burung Merpati dengan burung lainnya adalah bahwa Burung Merpati dapat menghasilkan susu hasil panen atau susu tembolok, yaitu berupa cairan kental menyerupai susu yang dikeluarkan dari penangkaran induk jantan dan betina, dimana cairan ini diberikan oleh induk burung merpati kepada yang piyik (bayi burung baru menetas) dengan melewatkan dan memompa ke dalam mulut piyik.
Di kota London Burung Merpati digunakan sebagai alat untuk memantau kualitas udara kota. Merpati dikirim terbang mengelilingi London selama tiga hari untuk mengumpulkan informasi.
Proyek tersebut dinamakan "Pigeon Air Patrol", sebuah proyek yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang polusi langit London.
Proyek ini mengandalkan layanan dari Twitter untuk menghubungkan warga London dengan merpati balap yang dilengkapi dengan tas punggung. Tas ransel ini berfungsi untuk melaporkan kualitas udara tertentu di tempat dan waktu tertentu.
Bagaimana Burung Merpati Bisa Menghasilkan Rupiah?
Bagi pemilik Burung Merpati biasa, tentunya tidak menghasilkan banyak rupiah.
Namun jika sering menang dalam kompetisi merpati pasti akan menghasilkan puluhan juta bahkan ratusan juta tergantung dari event kompetisinya.
Oleh karena itu, jika kita ingin Burung Merpati kita menang, kita harus melatih mereka dengan tekun dan sungguh-sungguh.
Tak lupa juga berikan vitamin tambahan untuk menambah stamina burung merpati sebagai suplemen penambah energi.
Jangan terlalu fokus untuk mendapatkan hadiah dari kompetisi, fokuslah melatih Burung Merpati dulu agar bisa masuk minimal 3 besar kompetisi tingkat nasional.
Bila sudah sampai tahap ini, bersiaplah akan kebanjiran puluhan juta bahkan ratusan juta saat mengikuti kompetisi tingkat nasional.
Cara Membuat Napas Burung Merpati Kuat dan Panjang Saat Lomba
Melatih nafas Burung Merpati sangat penting agar merpati bekerja secara maksimal. Semakin lancar pernafasannya, semakin optimal makanan tersebut akan dicerna.
Nafas burung merpati yang kuat dapat menahan burung merpati dalam permainan. Jika Burung Merpati kehabisan nafas, energinya bisa turun.
Berikut beberapa cara untuk membuat nafas burung merpati lebih kuat dan lama dalam sebuah perlombaan:
Penjemuran Burung Merpati
Proses pengeringan Burung Merpati dapat membantu memperkuat pernapasan. Dalam penjemuran bisa dilakukan mulai pukul 08.00 - 10.00. Semakin hari, durasinya bertambah sehingga kekuatan nafas Burung Merpati juga bertambah.
Namun, jangan lupa bahwa Burung Merpati harus selalu dijaga agar tidak dicuri. Pasalnya, telah terjadi kasus pencurian Merpati yang menelan biaya ratusan juta karena dibiarkan terik matahari.
Mengeringkan merpati sangat dianjurkan karena sinar matahari banyak mengandung vitamin D yang baik untuk tubuh.
Perlu diingat, pengeringan merpati lebih baik di pagi hari. Kalau terlambat, cahayanya kurang baik untuk Burung Merpati.
Melatih Fisik Burung Merpati
Cara melatih fisik Burung Merpati bisa terbang jauh. Namun, Anda harus melakukannya secara bertahap. Misalnya minggu pertama terbang merpati 10 meter, kemudian minggu berikutnya dinaikkan menjadi 20 meter.
Latihan ini harus ditingkatkan agar kekuatan nafas Burung Merpati juga semakin kuat dan lama. Jangan biarkan jaraknya berkurang. Misalnya semula 50 meter, lalu entah kenapa latihannya turun jadi 30 meter.
Oh ya, latihan fisik yang berat juga harus diimbangi dengan istirahat yang cukup. Beri waktu istirahat setelah merpati menjalani sesi latihan.
Jangan sampai merpati bekerja keras, tapi saat balapan mereka terjatuh karena kelelahan.
Berilah Jamu Burung Merpati
Anda bisa mencampurkan pakan burung untuk burung merpati agar nafasnya panjang dan kuat. Apa yang dibutuhkan untuk membuat ramuan herbal Burung Merpati ?
Bahan-bahan yang dapat digunakan:
- Kuning telur ayam kampung atau bebek = 3 butir.
- Madu alam murni atau klanceng = 10 sendok makan.
- Kunyit atau kunir yang sudah dihaluskan = 10 sendok makan.
- Kencur yang sudah dihaluskan = 5 sendok makan.
- Temu kunci = seukuran jempol orang dewasa.
- Umbi rumput teki = 5 butir.
- Sarang burung Walet = opsional.
Cara membuatnya adalah:
- Kuning telur dicampur madu, lalu diaduk hingga mengental.
- Temu kunci, kunyit, kencur, dan umbi rumput teki dibakar, lalu diparut dan ditumbuk hingga halus.
- Seluruh bahan dicampur dengan kuning telur dan madu serta diaduk-aduk hingga rata.
- Setelah merata, adonan dijemur di bawah panas sinar matahari sampai jadi setengah kering.
- Adonan dibentuk butiran-butiran seperti pil kecil.
- Kalau sudah jadi butiran pil kecil, racikan pakan jamu Burung Merpati ini dikeringkan lagi dengan cara dijemur.
- Celupkan ke minyak ikan jika Anda ingin racikan ini lebih berkhasiat.
- Berikan racikan pakan Merpati ini pada malam hari setiap 2-3 hari sekali sebanyak 1 butir.
Setelah diberikan racikan, biarkan Burung Merpati istirahat total sampai keesokan harinya.
Ramuan herbal ini jangan dicampur dengan makanan yang memiliki efek panas, seperti jahe, merica, daging, dan lainnya. Hal ini agar tidak mengganggu konsentrasi burung saat sedang dilatih atau saat berlomba.
Kebersihan Kandang Burung Merpati
Nafas Burung Merpati yang sehat sangat erat kaitannya dengan kebersihan kandang. Sebab, setiap hari burung merpati berada di dalam sangkar.
Jika kandangnya kotor dan berjamur, tentunya hal ini dapat mengganggu pernafasan burung merpati.
Oleh karena itu, sebaiknya sering-seringlah membersihkan kandang merpati. Jangan sampai kotoran burung merpati menjadi bibit penyakit dan menimbulkan jamur.
Soalnya, jika jamur sudah tumbuh, jamur bisa terhirup melalui nafas Burung Merpati dan membuatnya sesak nafas.
Latihan Burung Merpati Dilingkungan Sejuk
Latihan merpati lebih baik dilakukan di tempat yang sejuk, seperti persawahan, sawah, hingga perkebunan yang luas.
Jika Anda memaksakan latihan di dekat pabrik yang asapnya hitam pekat, tentunya Burung Merpati akan kesulitan bernapas. Selain itu, pemandangan juga terganggu.
Anda juga tidak disarankan berlatih di pinggir jalan yang ramai dengan kendaraan bermotor. Selain berbahaya karena dapat menimbulkan benturan, asap kendaraan sangat berbahaya bagi kesehatan burung merpati.
Demikian sedikit penjelasan mengenai Burung Merpati dan cara memperpanjang napas Burung Merpati. Semoga tulisan ini bisa memberikan manfaat untuk Anda semua. Jangan lupa untuk membagikan tulisan ini disosial media Anda semua. Terima kasih
Comments
Post a Comment