Untuk itu saya akan memberikan beberapa cara menjodohkan burung merpati yang baik dan benar, agar burung merpati kita bisa mendapatkan juara. Berikut informasinya untuk Anda.
Dalam penjodohan burung merpati sangat penting untuk memperhatikan kesiapan burung dan kandangnya agar proses perjodohan berhasil.
Saat kamu berniat menjodohkan burung merpati, kamu bisa mengenali berbagai jenis hewan tersebut terlebih dahulu. Pastikan Anda memiliki sepasang merpati yang cocok.
Terkadang meski sudah memiliki sepasang burung merpati, kedua hewan tersebut tidak cocok. Apa yang harus dilakukan?
Cara Menjodohkan Merpati Yang Tepat Dan Efektif
Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan dalam cara menjodohkan burung merpati, berikut berbagai persiapannya:
A. Persiapan Cara Menjodohkan Merpati
- Siapkan pejantan yang siap untuk dijodohkan atau brancah. Tanda-tandanya selalu sibuk dan suka mencari pasangan. Ini wajib jika perjodohan ingin berhasil.
- Umur merpati jantan mulai perancah biasanya sisa piyik lar 5 ke bawah atau bila umur sudah di atas 4 bulan.
- Persiapkan betina yang sudah mencari jodoh atau lenjeh. Tandanya jika sang jantan datang akan jongkok dan mengambil posisi, seperti ingin kawin atau menganggukkan kepala.
- Usia merpati betina mulai lenjeh biasanya piyik lar sisa 4 kebawah atau saat umur diatas 5 bulan.
- Jika sebelumnya mereka dijodohkan dengan burung lain dan ingin berganti jodoh, maka perlu dipisahkan dari pasangan sebelumnya agar brancah jantan kembali dan betina menjadi kesepian. Durasi perpisahan pertandingan ini kurang lebih 3-10 hari, umumnya selama satu minggu (selama perpisahan tersebut tidak diperbolehkan untuk saling bertemu).
- Setiap burung memiliki umur, lar, karakter yang berbeda-beda, sehingga tidak ada patokan yang pasti. Fokus pada sikap (sifat brancah atau lenjeh) yang ditunjukkan oleh burung merpati saja.
- Siapkan kandang jodoh yang cukup lebar untuk sepasang burung merpati, minimal bisa kawin dengan gupon di bagian dalam. Kandang merpati sangat penting untuk keberadaannya.
- Jika memungkinkan, usahakan untuk tidak menggunakan kardus atau keranjang, karena burung akan lebih baik jika menggunakan kandang. Sebaiknya gunakan kandang gupon.
B. Proses Cara Menjodohan Merpati
Dibawah ini adalah berbagai langkah proses cara menjodohkan merpati :
- Setelah merpati siap kawin dapat dilanjutkan ke tahap selanjutnya agar burung giring keras, jika belum siap maka tunggu sampai merpati siap (sendiri, umbar atau pisah dari sangkar dulu).
- Siapkan kandang perjodohan. Kandang terbaik adalah sangkar macan atau sangkar kerangkeng dengan gupon didalamnya untuk hasil yang lebih baik, jika tidak tersedia maka sangkar biasa dapat digunakan.
- Meski menggunakan kardus atau besek juga bisa sebaiknya dihindari, karena akan sulit melakukan perawatan saat burung giring (tempat juga sempit)
- Taruh kedua burung merpati di kandang. Ini bisa laki-laki pertama atau perempuan pertama (rekomendasi laki-laki harus dimasukkan terlebih dahulu).
- Biasanya merpati jantan akan mulai bekur dan mengejar-ngejar merpati betina.
- Jika betina merespons dengan mengangguk atau jongkok dalam posisi kawin, itu bagus. Kemungkinan besar cocok dan akan cepat berjodoh.
- Jika kedua merpati itu saling mengangguk, tandanya cocok dan akan dicocokkan.
- Kemudian dapat dimasukkan ke dalam kandang gupon agar semakin cepat berjodoh.
- Jika Anda tidak memiliki kandang merpati macan sesekali letakkan di kandang besar untuk semakin jodoh (biasanya sore atau malam hari) misalnya kandang ayam atau yang lainnya.
- Jika salah satu merpati masih agresif, ofensif, atau galak, artinya merpati tersebut belum sepenuhnya cocok. Kemudian perlu dipisahkan kembali (di isolasi) hingga burung benar-benar siap jodoh.
C. Perawatan Cara Menjodohkan Merpati
Ada beberapa perawatan yang harus Anda lakukan pada burung merpati yang cocok, di antaranya:
- Setelah dicocokkan, lanjutkan ke perawatan tahap selanjutnya.
- Jemur di pagi hari dan mandi bila perlu (mandi sesekali, jangan terlalu sering).
- Merpati diberi minum dan pakan seperlunya saja.
- Penjemuran antara pikul 9-10 pagi, lalu merpati masukan ke dalam gupon lagi.
- Jangan lupa minum gupon pagi hari sebelum matahari, jam 11, jam 3 sore. Jika direpotkan, Anda bisa memberi air minum pada gupon.
- Tempatkan burung dalam sangkar besar kemudian burung akan berjodoh pada sore atau malam hari, diberi lampu agar mau berjodoh.
- Sore hari diberi makan sampai kenyang, lalu dimasukkan kembali ke dalam digupon.
- Begitu seterusnya sampai burung giring / keket / ngeket.
- Umumnya akan memakan waktu 3-5 hari tergantung dari karakter burung itu sendiri, bahkan ada yang bisa langsung giring.
- Bisa juga diberikan jamu agar burung sehat, jamu disesuaikan dengan kebutuhan individu.
- Selanjutnya ke perawatan burung merpati giring.
D. Perawatan Cara Menjodohkan Merpati Giring Keras
Berikut ini adalah hal-hal yang harus Anda lakukan:
- Jangan memandikan burung merpati giring, cukup bersihkan kaki dan bagian bulu yang kotor.
- Sebelum bermain, burung jangan menikah agar burung giring tetap bergairah.
- Kemudian burung tidak terlalu lama di bawah sinar matahari, cukup sampai jam 8.30, jam 9 sudah masuk gupon.
- Beri sedikit makanan bisa menggunakan kacang-kacangan atau jagung. Cukup 5-15 butir, sedikit jagung, jangan terlalu kenyang. Juga jangan lupa untuk meminumnya.
- Setelah diberi makanan burung masuk gupon lagi dan jangan sampai menikah (penting).
- Siang sampai sore burung merpati bisa dimainkan atau dilatih dilapangan.
- Sore hari ketika burung merpati pulang masuk kandang, dan diberi makan minum secukupnya.
- Menikahkan burung merpati saat setelah berlatih sepuasnya, semakin banyak menikahkan semakin bagus giringnya nanti. Jika perlu dan bisa menikahkan burung merpati saat malam hari agar giringnya tambah bagus.
- Berikan juga jamu tradisional untuk mengembalikan stamina burung pasca latih.
Bagi kalian yang benar-benar awam dalam merawat burung merpati, sebaiknya pahami dulu siklus giring burung merpati, jangan memaksakan burung giring terus menerus (kesalahan pemula yang sering saya lihat terutama adik-adik).
Untuk burung baru sebaiknya beradaptasi dulu dengan kandangnya sampai hapal kandangnya dan beradaptasi, jangan langsung dimainkan.
Jangan takut giring akan hilang atau lepas, karena burung baru yang belum beradaptasi tentu sangat natural ya ga apa-apa.
Nanti setelah burung beradaptasi, burung tersebut akan kembali ke giring lagi dan merpati giring di atas bisa diaplikasikan.
Itulah di atas merupakan Cara Menjodohkan Merpati dan perawatan Cara Menjodohkan Merpati agar giring keras atau keket secara umum. Anda dapat mencobanya agar burung merpati Anda bisa naik kelas dan bisa menjadi juara. Semoga bermanfaat.
Comments
Post a Comment