Merpati Juara - Jika anda pernah mendengar burung merpati termahal Jayabaya harganya Rp. 1 milyar, sekarang ada saingannya, Merpati Garong seharga Rp. 1,7 miliar. Merpati Garong kerap memiliki juara hingga mendapat hadiah dari 6 mobil dan sepeda motor yang tak terhitung banyaknya.
Pemilik Merpati Garong adalah Agus Irianto dari Tim AG Jarang Tidur. Lokasi kandang berada di Trondol, Jl. Warung Jaud No.84, Trondol, Kabupaten Serang, Kota Serang, Banten 42119.
Asal usul nama tim AG Jarang Tidur
Nama tim AG ditetapkan karena nama pemiliknya Agus. Selain itu, pria ini juga berkecimpung dalam dunia peternakan sapi dengan nama PD AG.
Atas namanya, dia jarang tidur karena Agus harus ke RPH pada malam hari untuk menyembelih daging sapi kemudian pergi ke pasar dan tiba di rumah pada jam 8 pagi.
Sehingga penangkaran merpati itu dinamakan tim AG Jarang Tidur.
Bagaimana Asal Memperoleh Merpati Garong?
Team AG Jarang Tidur menjadi terkenal berkat debut Merpati dengan nama Ababil. Sayangnya, burung itu hilang. Kini, maskot tim tersebut diberi nama Merpati Garong.
Sebelumnya burung merpati ini berasal dari tim kecil, namun kualitas burungnya sangat bagus. Agus mengajukan dua tawaran untuk Merpati ini, tapi tawaran itu tidak digubris.
Bahkan, Agus bahkan meminta bantuan temannya untuk menawar merpati tersebut, namun ia tetap tidak mau melepaskannya.
Agus sempat mengira burung itu mungkin bukan tandingannya. Namun, saat pemiliknya buntu atau butuh dana, ia langsung menjual merpati itu kepada Agus.
Merpati Garong awalnya bernama BMW. Maka tim kecil itu dinamai Merpati BMW, kemudian setelah dibeli burung tersebut berganti nama menjadi Merpati Garong.
Apa Saja Yang Pernah Diraih Merpati Garong ?
Menurut Agus Irianto, Merpati Garong jarang ingin meraih juara pertama di ajang pra lomba. Namun jika dalam ajang akbar, Merpati Garong selalu ingin menjadi juara pertama.
Selain itu, Merpati Garong berhasil meraih hadiah 6 unit mobil. Hadiahnya berupa 4 unit mobil baru dan 2 unit mobil second. Adapun hadiah sepeda motor dan tabanas sudah tidak terhitung lagi.
Burung ini ditawarkan langsung kepada para joki dengan harga Rp. 1,5 miliar. Dia mengatakan tawaran itu meningkat menjadi Rp 1,7 miliar.
Namun, tawaran fantastis itu ditolak karena alasan tertentu. Burung merpati ini selalu bangga, sehingga sayang jika dilepas dengan harga Rp 1,7 Miliar.
Ada Berapa Jumlah Burung Dalam Kandang Merpati Garong?
Sekarang jumlah burung merpati di tim AG Jarang Tidur mencapai ratusan. Kandang dibagi menjadi 4 kategori yaitu burung pemain, burung peternakan, burung piyikan, burung betina jantan, burung babuan lolohan khusus, dan lain-lain.
Selain itu, joki juga memiliki tugas yang berbeda-beda, diantaranya:
- Beti: Joki burung
- Misdal: Joki penerbang dan perawatan.
- Mas Kecap atau Yudi: Joki dan perawatan burung.
- Ayumi Cumi: Perawatan burung di kandang atas.
- Gobet atau Ovi: Perawatan burung di masing-masing kandang.
- Muad atau Al: Perawatan burung dan kandang
Perawatan merpati tidak boleh dibedakan. Jadi, semua burung diperlakukan sama. Agus Irianto hanya pemiliknya. Sedangkan burung dirawat oleh joki setiap hari.
Untuk pemeliharaan harian, pada pukul 07.00 burung telah keluar dari dupon di bawah sinar matahari selama kurang lebih 4 jam hingga pukul 12.00.
Setelah dijemur burung diberi kacang dan dibiarkan istirahat di kandang. Pemberian pakan dari 4 sampai 5.30 dalam bentuk jagung. Jika vitamin diberikan pada burung merpati yang tidak sehat.
Team AG Jarang Tidur selalu menjaga kebersihan kandang. Bahkan, setiap kandang diberi satu kran air untuk membersihkan kotoran burung. Setelah itu, air dan limbah langsung dialirkan ke saluran pembuangan.
Saat ini trah Merpati Garong sudah memiliki adik, anak, dan cucu. Semuanya telah berhasil dibiakkan. Agus Irianto mengizinkan siapa saja untuk membeli keturunan dari Merpati Garong.
Semua orang mungkin menyayangkan kenapa burung Merpati Garong tidak dilepas dengan harga Rp 1,7 miliar.
Kami memberi tahu Anda alasan mengapa kasih sayang seseorang terhadap burung tertentu melebihi jumlah uang berapa pun.
Agus Irianto sudah sukses karena punya peternakan sapi potong plus beternak merpati dan mungkin ada usaha lain.
Jadi, uang sebanyak itu mungkin bukan apa-apa. Jadi, daripada dilepas dan tidak punya maskot lagi, Merpati Garong lebih baik dirawat dulu.
Itulah sedikit informasi yang dapat kami sampaikan mengenai Merpati Garong, semoga dapat memberikan informasi untuk Anda. Terima kasih.
Comments
Post a Comment