Merpati Juara - Lar Merpati Balap yang berpotensi juara seperti apa? Mungkin pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang sering dijumpai, apalagi dilontarkan oleh teman-teman yang baru saja memelihara burung merpati balap.
Mungkin sudah sering terdengar di kalangan pemain merpati atau penjual merpati yang mengatakan ini adalah burung di posisi lar 1, 2, 3, 5 dan seterusnya.
Lalu apa pengertian Lar Merpati Balap tersebut sebenarnya? Baiklah mari kita bahas satu persatu sesuai dengan pemahaman saya yaa.
Lar Merpati Balap Dan Pengertiannya
Lar berasal dari bahasa jawa lar atau elar yang artinya sayap. Ada juga yang mengartikan lar sebagai untaian/buluh.
Kemudian penyebutan Lar Merpati Balap berarti menyebutkan posisi bulu pada sayap burung merpati yang sedang tumbuh atau akan berubah. Baik, sepertinya saya masih bingung hahaha.
Jadi begini, sayap burung merpati terdiri dari bulu, dan bulu pada sayap burung merpati terbagi menjadi 2, bulu primer dan bulu sekunder.
Terdapat perbedaan bentuk antara bulu primer dan bulu sekunder, seperti adanya pemisahan antara keduanya. Dari tengah ke ujung disebut bulu primer, dari tengah ke pangkal disebut bulu sekunder.
Jumlah normal bulu primer adalah 10, tetapi beberapa merpati memiliki bulu primer 9, 10, 11, dan bahkan 12.
Setiap bulan rambut primer dan sekunder akan berubah satu per satu (terkadang 2 sekaligus), dari tengah (sekunder dan primer) ke ujung. Lanjutkan selama merpati berputar selama merpati masih hidup.
Ketika salah satu bulu utama burung merpati jatuh, ada beberapa bulu lainnya yang masih tumbuh. Banyaknya rambut yang tumbuh dihitung dari rambut rontok sampai ujungnya, yang disebut Lar Merpati Balap.
Misal 10 bulu rontok di posisi 10, maka sisa 9 bulu mencapai ujung, burung disebut lar 9.
Misalnya 10 bulu rontok ke posisi ke-5, lalu dari posisi copot ke ujung 4 yang tersisa, kemudian disebut lar 4, dan seterusnya.
Lalu ada yang bilang piyik lar 3, piyik lar 7 dst, apa maksudnya? Pengertian piyik pada burung merpati adalah bila bulu primer belum berubah total, istilah tersebut belum dicabut.
Selama burung itu belum ditangkap disebut piyik, setelah diambil dianggap burung dewasa.
Lar Merpati Balap Beserta Fungsinya
Merpati membutuhkan waktu istirahat yang cukup, bukan berarti beristirahat saat mengerami, tetapi seperti yang kita ketahui bahwa ketika posisi bulu sayap inti merpati meninggalkan 5 bulu yang sudah tua.
Mereka harus mengalami pergantian bulu secara total / roboh dan biasanya Ekornya akan dicabut / di bondoli sehingga setelah merpati sudah selesai roboh terlihat bersih, dan bila tersisa 3 bulu sayap lar kecil akan roboh (bukan inti sayap).
Lar Merpati Balap berbentuk kecil mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap burung merpati, lar kecil berguna sebagai aerodinamika saat burung merpati terbang dan saat merpati turun, semakin padat lar kecil pada burung merpati semakin baik aerodinamisnya dalam menantang hembusan angin, karena sifatnya yang kuat.
Sebaik dan serapi inti sayap / lar inti jika tidak disertai dengan kepadatan dan kepadatan lar kecil akan sia-sia.
Sekilas, Lar Merpati Balap kecil ini sama dengan pada umumnya, namun jika diperhatikan dengan seksama, lar merpati balap dengan bentuk kecil pada merpati sebenarnya berbeda satu sama lain.
Kita bisa mencobanya jika ingin mengetahui fungsi dari lar merpati balap kecil yang kadang tertinggal saat memilih burung merpati, padahal inti lar tetap 3.
Bulu-bulu tua dan lar kecil akan mengalami pergantian / mabung lar kecil, merpati akan kesulitan menghadapi angin karena sayap mengalami vakum dalam aerodinamisnya dan akibatnya burung merpati akan terbang naik turun saat mendarat.
Tetapi jika lar kecil terisi penuh / tidak mabung, mereka akan terbang dengan mantap meskipun sayap adalah intinya hanya 8 bulu.
Itulah pembahasan singkat mengenai Lar Merpati Balap. Semoga pembahasan ini dapat memberikan manfaat untuk kalian semuanya yaa. Jangan lupa untuk share ke semua akun sosial media yang kalian punya yaa teman-teman...Terima kasih banyak yaa.
Comments
Post a Comment