Merpati Juara - Cara Membuat Merpati Balap Giring Keras adalah hal yang sering dicari oleh penghobi dara balap. Merpati giring keras merupakan merpati yang memiliki karakter garang dan tidak malas, membuat merpati giring yang keras ada beberapa hal yang harus dilakukan.
Tapi sebelum itu ada sesuatu yang perlu diketahui tentang merpati giring yang keras ini.
Kalau kita lihat ada sebagian burung merpati yang malas, ada sebagian yang giring dengan keras. Pernah memperhatikan pasar burung dan burung yang biasa bermain dilapak.
Cara Membuat Merpati Balap Giring Keras Dengan Dimandikan
Cara Membuat Merpati Balap Giring Keras yang bisa dilakukan adalah dengan teknik mandi khusus. Pemandian ini memiliki teknik khusus yang dianggap bisa memancing merpati untuk cepat giring keras.
Dengan metode atau teknik ini, diyakini pula bahwa giring Merpati Balap akan lebih stabil, dan tidak mudah hilang. Untuk langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam teknik ini adalah sebagai berikut.
1. Memandikan Merpati Balap
Yang pertama adalah memandikan burung merpati yang sudah disiapkan untuk digiringkan. Dalam melakukan cara yang satu ini yaitu mandi sebaiknya dilakukan pada pagi hari.
Karena diyakini bahwa memandikan Merpati Balap di pagi hari akan membuat giring lebih cepat. Tak hanya itu, efek giringnya juga dipercaya lebih mantap dengan cara ini.
2. Penjemuran Merpati Balap
Setelah dimandikan, tibalah saatnya mengeringkan bulu merpati. Cara menjemurnya bisa di bawah sinar matahari selama 2 sampai 4 jam. Waktunya disesuaikan dengan kondisi panas matahari saat itu.
Pada saat penjemuran ada baiknya meletakkan kedua merpati tersebut di kandang yang terpisah. Namun tetap pada jarak yang tidak terlalu jauh alias berdekatan.
3. Menaruh Merpati Balap Dikandang
Setelah dijemur, setelah itu merpati diberi makan seperti biasa. Setelah itu setiap merpati dimasukkan kembali ke kandang yang berbeda hingga malam hari.
Saat meletakkan merpati di kandang ini namanya sistem kurungan. Dimana merpati tidak diperbolehkan melihat terlalu banyak cahaya sampai malam hari atau sampai waktu penggiringa selesai.
4. Menyatukan Merpati Balap
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, waktu menggiringkan adalah malam hari. Jadi saat malam hari, keluarkan burung merpati dari kandang sebelumnya.
Setelah itu, satukan merpati dalam kandang yang memiliki penerangan minimal 5 watt. Bisa lebih dari itu, tapi jangan sampai terlalu panas karena nanti akan mengganggu merpati.
5. Pengulangan Langkah 1 - 4 Diatas
Untuk mendapatkan hasil gacor yang baik, ada baiknya untuk mengulangi langkah-langkah sebelumnya. Ulangi langkah satu hingga empat selama 2 hingga 3 hari.
Selama waktu ini perhatikan untuk melihat apakah merpati menunjukkan tanda-tanda saling suka. Kalau dibiarkan dalam satu kandang sampai siang, siang hari akan dipisahkan lagi.
6. Pengetesan Merpati Balap
Mengulangi langkah sebelumnya dilakukan agar merpati jantan semakin mantap terhadap betina. Untuk mengetahui apakah langkah-langkah tersebut telah berhasil dilakukan pengujian sebagai pelengkap.
Lakukan pengujian dengan melepaskan merpati jantan terlebih dahulu. Kemudian berpegangan pada merpati dan mengepakkan sayapnya. Cara ini dilakukan setiap hari untuk membuat giring menjadi lebih baik.
Cara Membuat Merpati Balap Giring Keras Melalui Pengeraman
Cara Membuat Merpati Balap Giring Keras selanjutnya adalah dengan cara pengeraman merpati balap. Sebenarnya cara ini hampir sama dengan cara pertama, hanya saja yang membedakan proses pengereman ini dari awal.
Maka proses mandi bukanlah proses utama. Selain itu, perbedaannya terletak pada kandang yang digunakan. Pada pembahasan di bawah ini akan dijelaskan lebih jelas.
1. Menyiapkan Besek Merpati Balap
Besek disini akan digunakan sebagai kandang merpati saat proses pengereman dilakukan. Biasanya terbuat dari anyaman kayu atau bambu, ukuran keranjang ini tidak terlalu besar.
Karena terbuat dari anyaman, pastikan tidak ada serat kayu atau sisa bambu yang kasar, karena dapat mengganggu kenyamanan Merpati Balap. Jadi pertama-tama pastikan keranjangnya benar-benar bagus.
2. Masukkan Kedua Merpati Balap Kedalam Besek
Setelah memastikan keranjang pas dengan tujuannya, langkah kedua yang bisa dilakukan adalah segera memasukkan burung merpati yang sudah dipasangkan ke dalam keranjang.
Langkah ini dilakukan agar mempersingkat waktu saat melakukan cara menggembalakan burung merpati dengan cepat. Setelah itu simpan keranjang ini di tempat yang gelap atau tidak terkena sinar matahari langsung.
3. Memberi Pakan Merpati Balap
Meski disimpan di tempat gelap, namun Merpati Balap tetap perlu diberi makan seperti biasa. Hanya bedanya pada proses ini saat memberi makan, merpati tidak dikeluarkan dari keranjang.
Selain itu, jangan terlalu banyak membukanya, agar tidak terlalu banyak cahaya. Buka saja besek kira-kira selebar telapak tangan, lalu langsung masukkan makanannya.
4. Proses Pengereman Merpati Balap
Pada saat ini, diamkan selama kurang lebih 3 sampai 5 hari. Semakin lama waktunya biasanya semakin baik. Proses meletakkan dua pasang merpati di tempat gelap disebut proses pengereman.
Cahaya yang ingin dimasuki juga dibatasi alias tidak boleh terlalu terang. Meski begitu, tetaplah makan dan minum seperti biasa.
5. Memandikan Merpati Balap
Setelah tiga sampai lima hari, Merpati Balap bisa dibawa keluar untuk dicuci. Dalam proses mandi, mandikan saja laki-laki dan perempuan.
Jadi tidak perlu ada pemisahan dalam proses ini. Sebaiknya pemandian dilakukan pada pagi hari karena nantinya bulu merpati perlu dijemur dengan cara dijemur.
6. Menjemur Merpati Balap
Setelah mandi, keringkan kembali kedua merpati tersebut secara berpasangan, tidak perlu dipisahkan. Dalam melakukan penjemuran ini gunakan kandang yang cukup besar misalnya kandang ayam.
Waktu pengeringan terbaik adalah antara jam 9 dan 12 pagi. Jangan sampai terlambat karena nanti burung merpati akan stres. Pastikan juga kondisinya cerah dan tidak mendung.
7. Melakukan Percobaan Merpati Balap
Jika proses pertama sudah selesai, kini saatnya memancing burung merpati. Gampang, lepas saja jantannya dulu. Biarkan dia terbang agak jauh, tapi masih dalam jangkauan mata.
Setelah itu, ambil merpati betina dari kandang dan mulailah menjepit betina. Bisa dipastikan bahwa sang jantan akan segera menuju ke betina.
Cara Membuat Merpati Balap Giring Keras Pakai Cara Lain
Dalam kasus Cara Membuat Merpati Balap Giring Keras ini, ada dua tips yang sangat diperlukan bagi pemilik merpati balap. Pertama adalah pemilik harus memiliki kesabaran ekstra dalam menjalankan setiap prosesnya.
Tidak hanya itu, jika percobaan pertama gagal maka jangan ragu untuk mengulanginya. Jangan menyerah begitu saja dan terus mencoba sampai berhasil.
Yang kedua adalah menjadi telaten. Tips ini sepertinya diremehkan, tapi jangan salah, jika pemilik merpati tidak telaten dan hanya melompati satu langkah saja sudah dipastikan gagal.
Sehingga kesabaran dari pemilik merpati ini sangat diperlukan agar burung merpati balap tersebut dapat bermain luncur secara alami. Bahkan tanpa perlu menggunakan obat-obatan.
Ternyata sangat mudah melakukan merpati giring. Anda bisa memilih kedua cara cepat menggiring merpati di atas yang tentunya aman karena tanpa bantuan obat-obatan. Jadi lebih baik coba yang natural dulu, karena dijamin berhasil.
Kenapa Merpati Balap Tidak Mau Giring Dan Bagaimana Solusinya?
Giring adalah proses alami pada merpati. Pada saat bertelur, merpati jantan akan mengejar betina. Namun, tidak semua jantan tangguh dalam menangkap betina.
Setiap jantan memiliki karakter giring yang berbeda. Beberapa galak, beberapa malas. Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa penyebab, misalnya dari karakter burung tersebut. Jika memang indukannya malas, maka akan menghasilkan jenis burung merpati yang tidak terlalu galak.
Namun, karakter ini perlahan dapat diubah jika Anda terus-menerus menggiring merpati ke atas. Pelatihan dua kali lebih keras adalah wajib bagi merpati jenis ini.
Selain itu, perawatan yang baik dapat meningkatkan performa burung. Perawatan yang dimaksud disini adalah kebersihan kandang dan kualitas pakan.
Jika lingkungan kandang terjaga dengan baik dan unggas diberikan pakan yang berkualitas namun masih enggan digiring, mungkin inilah alasannya:
1. Merpati Balap Belum Beradaptasi
Ini tidak hanya berlaku untuk merpati. Jika semua jenis hewan belum beradaptasi dengan baik maka mereka tidak akan mau digiringkan.
Biasanya jenis burung dara balap masih kaget dengan lingkungan barunya, sehingga butuh waktu untuk menyesuaikan diri terlebih dahulu. Selain beradaptasi di tempat barunya, burung juga beradaptasi dengan cara perawatan pemilik barunya.
Ini biasa terjadi pada burung yang baru dibeli. Pada waktunya, sifat giring akan hilang untuk sementara.
Durasi adaptasi burung bervariasi. Rata-rata, satu hingga empat minggu baru akan terbiasa dengan kehidupan barunya. Pemilik mungkin menunda untuk mencoba dengan cepat menggiring merpati ke atas.
2. Merpati Balap Tidak Cocok Dengan Betina
Ada kalanya merpati tidak cocok dengan pasangan betina. Tidak banyak yang tahu bahwa merpati jantan sebenarnya cukup selektif dalam memilih betina.
Salah satu kriterianya adalah memilih warna bulu. Betina yang kurang subur menarik perhatian jantan.
Betina mengalami kesulitan bertelur dan juga tidak meningkatkan nafsu jantan akan giring. Solusinya, cari betina lain sampai kamu menemukan yang cocok. Coba dengan warna dan pola betina yang berbeda. Siapa tahu, akan ada kecocokan dengan pejantan itu.
3. Merpati Balap Kurang Saling Suka
Semakin banyak saling suka, semakin baik penggiringan merpati balap. Biasanya, saat betina memasuki masa bertelur, merpati perlu kawin. Sebelum kereta luncur, kawinkan burung setiap saat. Tapi setelah merpati menjadi giring yang ganas, kawin hanya di sore hari.
Namun perlu diingat, jangan terlalu sering menggembalakan burung merpati terutama saat burung betina sedang bertelur. Beri waktu istirahat untuk mengerami. Beberapa pemula sering mengabaikan ini. Faktanya, jika merpati terus menerus digiring, kemampuan kereta luncurnya justru akan hilang.
Seiring waktu, otot burung akan lelah dan rusak secara permanen. Oleh karena itu, tidak hanya perlu mengetahui cara menggembalakan burung merpati dengan cepat, tetapi juga apa yang baik dan masuk akal.
4. Merpati Balap Kurang Sehat
Saat merpati tidak sehat, mereka tidak akan bersemangat untuk giring. Beberapa bahkan tidak mau dibawa pergi karena nafsu mereka tidak naik. Merpati tidak akan bertelur saat sakit.
Ada beberapa cara untuk mendeteksi apakah seekor merpati itu sehat atau tidak. Paling mudah dilihat dari sorot matanya. Jika sudah layu dan tidak reaktif berarti kesehatannya sedang menurun.
Selain itu, bisa juga dilihat dari hidungnya. Merpati yang sehat akan menghasilkan banyak bubuk putih sehingga terlihat segar. Sedangkan unggas yang sakit tidak memiliki bedak putih dan hidungnya terlihat kotor (kusam). Pertama, pulihkan stamina dengan memperbaiki pakan, pemberian vitamin dan obat-obatan, dan tidak dipaksa menjadi giring.
Apa Penyebab Merpati Balap Giring Keras?
Setelah mengetahui Cara Membuat Merpati Balap Giring Keras alangkah baiknya kalian mengetahui juga apa saja yang menyebabkan merpati balap giring keras. Berikut informasinya untuk kalian.
1. Karakter Merpati Balap
Karakter Merpati Balap menempati posisi pertama dalam hal ini saya mengumpulkan sekitar 50%. Karakter ini didapatkan dari faktor keturunan, sehingga tidak dapat diubah dengan cara apapun, kecuali telah ditemukan ilmu yang dapat merubah karakter tersebut, dalam hal ini rekayasa DNA, namun mungkin cukup sulit dan hasilnya tidak sebanding dengan investasi.
Untuk mendapatkan karakter ini dimulai dari induk yang memiliki karakter keras yaitu "lengket", biasanya dari jenis burung tersebut memiliki karakter tersebut.
2. Perawatan Merpati Balap
Apa arti karakter kuat tanpa Perawatan Merpati Balap yang baik. Perawatan di sini memiliki porsi sekitar 30%. Perawatan di sini adalah ketersediaan makanan yang baik dan lingkungan yang sehat.
Apakah anak-anak pintar tetapi tidak didukung oleh lingkungan dan makanan yang optimal? Tentunya "kecerdasan" yang dimiliki akan berkurang, bahkan hilang. Hal yang sama juga terjadi pada burung.
Burung yang tidak dirawat dengan baik akan menurunkan performanya meskipun burung tersebut memiliki karakter burung yang keras. Ia bahkan dapat menghilangkan sifat dari giring yang keras, atau yang biasa disebut burung patah.
3. Latihan Merpati Balap
Saya mempunyai burung balap, karena saya sibuk jadi dari sisa 3 sampai sisa 1 lar saya tidak pernah dilatih atau di loop, tetapi ketika saya tidak sibuk saya mencoba untuk melatihnya, dan saya bertanya-tanya mengapa kualitas giring Merpati Balap saya jelek, meskipun keturunan burung-burung itu 'besar' (keturunan predator).
Saya berlatih loop sedikit demi sedikit, dan akhirnya karakter "galak" keluar, menggedor keras, menembak tajem dan memaksa. Di sini saya menyimpulkan bahwa perlu ada Latihan Merpati Balap untuk "memunculkan" karakter asli burung tersebut. Dalam hal ini saya berikan porsi 20%.
Presentasi yang saya buat tidak pasti, karena saya hanya menebak-nebak, ditambah lagi jika ada faktor lain, saya hanya berusaha agar lebih mudah dalam memahami dan berbagi ilmu dengan para pemain merpati balap. Dan presentasi ini dalam kondisi 'normal' tanpa ada faktor lain yang mengintervensi.
Baca Juga: Jenis Burung Dara Balap
Itulah Cara Membuat Merpati Balap Giring Keras yang mungkin bermanfaat untuk kalian semua. Jika ada masukan mohon tulis komentar dibawah imi yaa. Dan jangan lupa untuk share kesosial media yang kalian miliki. Terima kasih banyak teman-teman semua.
Comments
Post a Comment