Merpati Juara - Halo sahabat Merpati Juara semuanya, kali ini saya akan memberikan sedikit informasi mengenai Merpati Kolongan Juara Nasional terbaik berdasarkan informasi yang saya himpun.
Nyatanya, masih banyak nama-nama tenar yang sudah malang melintang di jajaran pacuan merpati baik di tingkat nasional maupun daerah.
Untuk itu saya telah menyusun beberapa nama merpati juara nasional berdasarkan versi merpati juara.
Namun, sebelum kita mengetahui nama-nama merpati juara nasional terbaik, alangkah baiknya jika kita simak dulu informasi tentang mepati yang terselubung.
Apa Itu Merpati Kolongan ?
Merpati kolongan merupakan salah satu jenis perlombaan dalam hobi merpati tingkat tinggi, selain yang menggunakan meja (patek) sebagai alas merpati. Bedanya, lomba merpati kolongan tidak menggunakan patek.
Sebagai aturan main, dua merpati diterbangkan bersama dari titik awal, ke dalam lingkaran, memasuki ring atas (melolong), dan mendarat di area tanah yang ditentukan. Burung yang tiba lebih dulu ke tanah adalah pemenangnya.
Merpati tidak menggunakan patek. Namun pada perlombaan merpati cincin bawah, cincin atas lebih sempit dari pada ukuran cincin atas merpati lingkaran yang menggunakan patek.
Cincin atas adalah persegi panjang yang lebih kecil dari garis persegi panjang antar kutub. Ini sangat sulit.
Tidak semua merpati dataran tinggi mampu melakukan ini karena burung harus bisa terbang tinggi, turun dari jam 12 atau melompat.
Hanya burung tinggi sungguhan yang mampu melakukan setiap rintangan dalam perlombaan. Bagi penggemar burung merpati kelas ini adalah ilmu tingkat tinggi, memiliki nilai seni tersendiri.
Pada artikel kali ini, saya akan mencoba menuliskan pengetahuan dan pengalaman saya tentang burung merpati tinggi untuk lomba kolongan. Bukannya saya cuek, tapi saya harap bisa membagi ilmu dan pengalaman saya agar bisa bermanfaat untuk semua penggemar burung merpati kolongan.
Pada prinsipnya, perlombaan burung merpati menuntut burung untuk dapat terbang dari awal ke lingkaran, turun, memasuki ring atas, dan mendarat secepat mungkin di tanah.
Ketiga kondisi ini sangat sulit karena burung tidak cukup terbang, bahkan berulang-ulang, selama berhari-hari, dari hari latihan hingga hari perlombaan. Selain itu, tidak semua merpati bisa turun dari ketinggian.
Selain itu, memasuki ring atas juga pekerjaan yang sangat sulit karena burung harus terbang sangat tinggi atau mampu melompati ring dengan selamat.
Kesimpulannya, tidak semua merpati tinggi mampu bersaing dalam peringkat. Padahal, kebanyakan burung merpati tinggi yang biasa kita latih hanya bisa terbang tapi tidak masuk ring atas. Atau bisa juga masuk ring atas tapi pendaratannya tidak mulus, terjatuh di stand panitia lomba, grab di coffee shop, dan lain sebagainya.
Yang lebih parah, burung kita tersesat, jangan pernah ikut campur hehehehe… Cuma sedikit yang bisa, yaitu burung super yang jadi juara.
Untuk memudahkan pembaca dalam memahami topik ini, saya menjelaskan ciri-ciri merpati kelas champion berdasarkan prinsip kendala dalam lomba merpati murah yang sudah saya sebutkan di atas.
1. Burung harus mampu terbang dari start menuju kalangan
Tidak semua merpati bisa terbang dari awal hingga melingkar. Juga tidak semua merpati terbang dari awal ke lingkaran berkali-kali dan berhari-hari. Faktanya, unggas yang tidak dapat melakukan Rintangan 1 semuanya sehat / bugar.
Di sisi lain, ada beberapa merpati yang mampu melakukannya dengan baik. Dia mampu terbang dari awal ke lingkaran berkali-kali dan berhari-hari, dari hari latihan ke hari perlombaan secara konsisten.
2. Burung harus mampu terbang tinggi
Pada kompetisi merpati kolongan, burung harus dapat memasuki ring atas. Untuk melakukan ini, burung harus bisa terbang tinggi atau melompati sisi ring.
3. Burung harus mampu turun dari ketinggian
Di lapangan ada burung merpati yang bisa terbang tinggi tapi tidak bisa turun dan langsung menyelam ke bawah. Ada juga burung yang menukik dalam garis spiral (seperti obat nyamuk bakar hehehee….) Dan akhirnya muncul dari belakang joki. Di sisi lain, merpati juara mampu turun dari tempat yang sangat tinggi, menukik langsung ke betina.
4. Burung harus mampu masuk ring atas
Ada dua jenis burung yang mampu masuk ring atas, yaitu burung yang bisa turun mulai pukul 12 dan burung yang bisa meloncat.
Burung yang mampu turun dari jam 12 siang memiliki ciri paruh ramping, badan lentur / empuk, sayap merapat ke badan, posisi mata / mata baik terlindung dari angin, dan memiliki kaki yang panjang.
5. Burung harus mampu landing secepat mungkin di tanah
Kata kunci untuk rintangan kelima adalah mendarat sedekat mungkin dengan betina. Pertama, kecepatan burung merpati dipengaruhi oleh ukuran / ukuran bingkai atau ketebalan / ketipisan bingkai. Beberapa ahli mengatakan bahwa merpati yang cepat dan lambat terletak di tulang.
Saya juga setuju. Namun, burung merpati tinggi yang baik memiliki struktur tulang yang proporsional, tidak terlalu tebal atau terlalu kurus.
Inilah Merpati Kolongan Juara Nasional Terbaik Berdasarkan Versi Merpati Juara
Berikut ini saya sampaikan beberapa merpati kolongan juara nasional berdasrkan data yang saya himpun dari berbagai sumber :
- Merpati Garong
- Merpati Qiu-Qiu
- Merpati Jenderal
- Merpati Manchester
- Merpati Dori
- Merpati Lets Go
- Merpati Nokia
- Merpati Bola Mas
- Merpati Lemon Tea
Itulah sedikit informasi tentang Merpati Kolongan Juara Nasional menurut versi saya. Jika ada kesalahan mohon dimaafkan. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih.
Comments
Post a Comment