Skip to main content

Ciri Burung Kolongan Juara Berkualitas Super

Burung Kolongan

Merpati Juara - Merpati merupakan salah satu jenis burung yang saat ini banyak dilombakan. Karenanya, tak sedikit orang yang senang memainkan burung ini. Karena dalam permainan burung merpati, burung yang memiliki kemampuan terbang dan mendarat tepatnya di tempat yang disediakan layak menjadi juara. Lalu apa saja ciri - ciri Burung Kolongan yang biasa digunakan untuk lomba ini?

Untuk bisa menghasilkan burung merpati dengan kualitas super, Anda harus memiliki calon burung yang bagus.

Untuk lebih meningkatkan kualitas burung, Anda bisa melakukan cara melatih burung merpati bawah agar kemampuan terbangnya semakin baik.

Ciri Burung Kolongan Berkualitas Terbaik

Bagi anda yang ingin mengetahui apa saja ciri-ciri kumpulan burung merpati yang baik, maka wajib menyimak pembahasan dibawah ini.

Dengan mengenal burung merpati yang memiliki karakter yang baik maka anda dapat memiliki burung merpati yang memiliki kemampuan terbang yang baik.

Mulai dari ukuran kepalanya. Burung merpati yang baik memiliki ukuran kepala yang besar. Dengan tengkorak di bagian depan lebih tinggi dari bagian belakang tengkorak. Atau kondisi ini sering disebut dengan nonong.

Merpati berkepala seperti itu memiliki kemampuan turun yang sangat baik. Jarak kemiringan mencapai 90 derajat saat turun.

Burung merpati yang baik memiliki paruh runcing yang tidak terlalu panjang dan besar. Selain itu, dia memiliki mata yang kering dan jernih, seolah-olah dia memiliki kaca di dalamnya.

Pupil berwarna hitam pekat dan responsif terhadap cahaya. Dengan mata seperti itu, burung ini memiliki kemampuan melihat dengan sangat baik.

Merpati yang baik memiliki leher yang panjang dan lurus. Selain itu tulangnya juga kuat. Bentuk tubuh terlihat seperti jantung pisang atau lebih mirip huruf V.

Bahu sayap merpati fleksibel tapi kuat. Selain itu, memiliki bahu yang tebal dan seimbang antara kiri dan kanan. Merpati dengan ekor yang rapat biasanya memiliki kemampuan berhenti yang sangat baik. Pasalnya, fungsi ekornya untuk pengereman saat terbang.

Ciri lebih lanjut untuk merpati bawah yang baik memiliki kaki yang panjang dan tampak bersisik. Saat burung dipegang, secara otomatis kakinya akan terdorong ke belakang, sejajar dengan ekornya.

Bagaimana Cara Memilih Burung Kolongan Berkualitas Super?

Pemilihan merpati kolongan yang baik merupakan salah satu langkah yang perlu dilakukan untuk mendapatkan merpati low end yang berkualitas dan sesuai.

Tentunya setiap orang berharap memiliki burung merpati yang bisa berprestasi dan menang di kompetisi.

Banyak cara yang bisa dilakukan saat memilih burung kolongan. Mulai dari mengamati bentuk fisik dengan merasakan dan melihat secara langsung.

Atau bisa juga secara genetik dari keturunan dan berkembang biak. Anda bahkan bisa membeli yang sudah beredar atau sudah terbukti bagus tentunya harganya tidak murah.

Tentunya dalam memilih kelompok burung merpati yang baik, sebaiknya tidak mengabaikan ciri-ciri burung merpati dataran rendah yang sudah dihadirkan seperti di atas.

Burung Kolongan

Dengan mengacu pada ciri-ciri burung merpati yang baik, tentunya saat memilih kita juga akan bisa mengamati seperti apa rupa burung yang baik dan yang buruk itu.

Untuk itu pelajari bagaimana mengenali ciri-ciri burung merpati yang baik. Sehingga saat memilih, anda tidak akan tertipu dan tidak akan menyesal setelah mendapatkan burung merpati pilihan anda sendiri.

Bagaimana Melatih Burung Kolongan Agar Juara?

Burung kelompok pertama harus memiliki jam terbang yang tinggi. Ia harus membiasakan terbang jarak jauh hingga puluhan kilometer. Setelah dilatih terbang jarak jauh, burung tersebut diisolasi dan tidak dibilang sehingga tidak bisa melihat bangunan atau bangunan yang biasanya dijadikan patokan untuk pulang kampung.

1. Bawa ke Kolongan

Burung merpati yang telah giring keket dibawa ke bawah untuk melihat situasi dan praktek Merpati di kelompok ini. Burung yang belum digiring sebaiknya tidak diambil dibawahnya. Hal ini justru membuatnya down atau down secara mental.

2. Coba Lop Burung Merpati

Latihan penting merpati lop di bawah 5 meter. Usahakan agar Merpati tidak terlalu lelah agar Merpati tidak kabur dan mau pulang.

3. Tingkatkan Jarak Lop

Setelah sekitar 5 meter latihan putaran, sekarang tingkatkan latihan putaran menjadi 10-20 meter. Biarkan Pigeon menghadap ke bawah seperti Racing Pigeon. Tujuannya agar merpati bisa memahami lokasi pendaratan.

4. Kurangi Porsi Latihan

Burung Kolongan

Setelah latihan berat, porsi latihan dikurangi. Lakukan latihan 2 kali sehari. Tujuan pengurangan latihan ini adalah agar merpati mengetahui bahwa ada burung merpati betina di lokasi pangkalan.

5. Latihan Berdua

Merpati melepaskan diri bersama dengan merpati yang sudah memahami teman-temannya. Beri tanda ke Merpati atau beri sein untuk menghindari Merpati tinggi saat membentuk jalur Merpati.

6. Istirahatkan Merpati

Setelah latihan berat, Merpati beristirahat dan membiarkan mereka mengerami hingga seminggu. Untuk burung merpati jantan di bawah sinar matahari tanpa dimanjakan.

7. Angkat Telur

Jika sudah seminggu inkubasi, bertelur, dan burung kembali giring, bawa merpati ke kolongan. Beri porsi latihan sesuai kemampuannya.

8. Latihan Jalan Lurus

Jika saat dilepaskan merpati terbang lurus berarti merpati sudah mulai mengerti rutenya dan dapat melanjutkan hingga jarak 500 meter. Jika saat dilepaskan, burung perlahan-lahan terbang melingkar, kemudian tidak memahami jalur dan harus mengulang rutinitas dari awal.


Itulah diatas beberpa ulasan mengenai Burung Kolongan. Semoga tulisan ini dapat memberikan manfaat untuk kamu semuanya yaa. Terima kasih.

Comments

Popular posts from this blog

Cara Menjodohkan Merpati Yang Tepat Agar Bisa Juara

Merpati Juara -  Cara Menjodohkan Merpati sebenarnya adalah hal yang mudah dilakukan. Hanya saja sebelum perjodohan ada beberapa hal yang harus dipersiapkan. Yang mana persiapan inilah yang sering diabaikan oleh para pemula, padahal persiapan sebelum menjodohkan merpati sangatlah penting. Untuk itu saya akan memberikan beberapa cara menjodohkan burung merpati yang baik dan benar, agar burung merpati kita bisa mendapatkan juara. Berikut informasinya untuk Anda. Dalam penjodohan burung merpati sangat penting untuk memperhatikan kesiapan burung dan kandangnya agar proses perjodohan berhasil. Saat kamu berniat menjodohkan burung merpati, kamu bisa mengenali berbagai jenis hewan tersebut terlebih dahulu. Pastikan Anda memiliki sepasang merpati yang cocok. Terkadang meski sudah memiliki sepasang burung merpati, kedua hewan tersebut tidak cocok. Apa yang harus dilakukan? Cara Menjodohkan Merpati Yang Tepat Dan Efektif Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan dalam cara menjodohkan buru...

Cara Merawat Merpati Kolong Supaya Juara

Merpati Juara -  Cara Merawat Merpati Kolong adalah salah satu tips yang paling banyak dicari oleh fans Merpati. Juara di ajang balapan tidak terjadi begitu saja, tentunya ada upaya dari pemiliknya untuk menjaganya dengan penuh perjuangan. Perawatan tertentu dimulai dengan merpati kecil dan berlanjut hingga mereka memasuki kompetisi. Kompetisi yang diikuti tidak hanya sekali tapi berkali-kali. Burung merpati tinggi merupakan burung merpati yang biasanya bertanding dengan melepaskan burung dari jarak tertentu dan finis di tempat yang ditentukan. Jarak dari burung ditentukan oleh perlombaan, bisa 1-2 km atau bisa lebih dari 5 km. Tempat finishing pun bermacam-macam, saat panitia menyediakan tempat dan ada juga meja atau sangkar. Burung tersebut harus mendarat tepat di fasilitas yang disediakan, yang telah disetujui sebelumnya oleh kompetitor. Burung yang diterbangkan adalah burung jantan sedangkan betina untuk pemancing sehingga jantan mendekati lokasi. High fan dove terdiri dari b...

Murai Medan Yang Baik Dan Bagaimana Cirinya?

Merpati Juara -  Murai Medan saat ini menjadi salah satu jenis burung kicau termahal di Indonesia. Burung murai batu medan menjadi primadona bagi para pecinta burung kicau. Selain fisiknya yang menawan, burung murai batu medan mengeluarkan suara yang merdu. Dari berbagai kontes burung, kontes murai adalah yang paling bergengsi. Biasanya yang memiliki murai batu berasal dari kalangan atas. Burung murai atau kucica hutan memiliki nama latin Copychus malabaricus. Di Indonesia, jenisnya sangat beragam sesuai dengan habitat aslinya. Ciri fisik dan kicauannya juga berbeda. Saking banyaknya peminat burung murai, burung ini termasuk salah satu hewan yang terancam punah. Murai Medan ini memiliki ciri paling khas dengan ekor panjang yang melengkung ke bawah kurang lebih 30 cm. Untuk murai jantan warna merah bata dan hitamnya begitu kontras dan bening, selain itu juga terdapat kombinasi bulu putih pada bagian ekor dan sayap yang membuat penampilan Murai Medan semakin serasi. Variasi kicau...